Pemimpin dan yang Dipimpin

image

Assalamualaikum
9 juli 2014. Udah pada milih calon presiden kita 5 tahun ke depan? Udah yakin dengan pilihan masing2? Udah puas menyebar link-link ‘kampanye hitam’ untuk menjatuhkan pasangan yang bukan pilihanmu? Udah seberapa sering kamu adu argumen dengan teman2mu cm karna ingin membela pilihan masing2? Yakin kalo semua berita link-link yang kamu sebar itu terbukti kebenarannya? Ga takut jadi fitnah? Pilpres udah selesai, masih mau adu argumen lagi dengan pemilih pasangan sebelah? Masih belum puas beropini di masa kampanye? Masih mau lanjut adu siapa yang menang setelah pilpres ini? Saling klaim pilihannya yang lebih unggul? Mau ricuh kalo ternyata hasil resmi KPU ga sesuai quick count dari lembaga masing2? Mau tuduh2an para calon maen suap2an KPU? Pokoknya opini kamu itu yang paling mutlak, paling benar, ga bisa di ganggu gugat.
Entahlah, knp pemilu skrg banyak sekali hal-hal negatif yg terjadi. Isu2 yang ga tau kebenarannya berseliweran, dan yang anehnya lagi para pendukung calon bukannya menonjolkan kelebihan dan keunggulan pilihannya, tapi malah menjatuhkan pasangan sebelah. Sibuk mencari-cari kesalahan lawan, dibanding mencari keunggulan2 pilihannya. Itulah manusia, gajah di pelupuk mata tak terlihat, semut di sebrang lautan terlihat jelas. Naudzubillahimindzalik. Saya juga WNI, saya juga punya pilihan, tapi saya ga pernah mau ikut2an menyebar berita2 yg notabenenya berasal dari media massa negara kita ini yg saat ini sdh ga bersifat netral. Bahkan beberapa berita yang di gembor2kan itu ditulis oleh orang2 awam, yang punya blog dan wadah tempat publikasi, mencurahkan opini mereka masing2, yang belum tentu benar isi beritanya. Anehnya, knp semua pendukung yang anti terhadap pasangan lain itu ga mau mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu, tapi malah menyebarkan isu2 tersebut seluasluasnya.
Emangnya kalau mereka menang, kamukamu yang matimatian ngedukung mereka bakal dikasih apa? Dikasih jabatan? Sekolah digratisin? Berobat digratisin? Dapet kerjaan jadi mudah?
Bahkan hari ini saya sekeluarga seperti biasa berkunjung ke tempat yang termasuk ‘tertinggal’ di palembang, yang ternyata kata bapak yg kami kunjungi tersebut, warga disana ga ada yg memilih, buat apa, toh kami tetap miskin, berobat tetap mahal, makan tetep susah, anak anak ga bisa sekolah karena mahalnya bayaran sekolah.
Mudah-mudahan Allah mengampuni kita semua.
Mudahmudahan Allah memberikan pemimpin yang terbaik untuk kita. Mudah mudahan setelah pilpres ini kita ga hanya mengandalkan presiden kita saja bagi pemilih yang ternyata pilihannya terpilih, atau bahkan menyalah2kan presiden yang ternyata bukan pilihan kamu. semua itu bukan sepenuhnya salah pemimpin, tapi kita harus mulai dari diri kita sendiri, apa yg sudah kita sumbangsihkan untuk negara ini. Mulai dari hal terkecil contohnya buang sampah ga sembarangan, seandainya kita masing2 seluruh rakyat indonesia ini sadar akan kebersihan dan ga buang sampah sembarangan, inshaAllah kejadian banjir tiap tahun itu bakalan berkurang, bukan cuma nyalahin pemimpin dan jajarannya knp masalah banjir ga selesai2 padahal mereka udah usaha ini-itu. Lah dari diri kita sendiri masih suka buang sampah sembarangan. Ya ga klop dong. Itu baru contoh kecil yg dianggap ga penting bagi sebagian besar orang, Itulah kenapa kita harus banyak2 introspeksi diri, jangan nyalah2in orang atas apa yg ternyata kita jg terlibat. Perbaiki diri sendiri, Dewasalah, berpikir pintar, dan positif thinking.
Semoga Allah memberi keberkahan kepada negara kita, dijauhkan dari menebarnya fitnah-fitnah, dan semoga Allah melindungi dan memberi kesabaran kepada bumi palestina, gaza, beri kekuatan kepada mereka, beri surga untuk para saudara yang berjuang dan syahid di sana, beri kedamaian segera ya Allah.
Salam damai Indonesia.
Wassalam.

Tambahan, Tugas pemimpin menurut Umar bin khattab:
tugas penguasa yang paling penting bagi rakyatnya adalah mendahulukan kewajiban mereka terhadap Allah, seperti yang sudah dijelaskan di dlm agama sebagai petunjukNya.
Tugas pemimpin itu meminta rakyatnya untuk taat kepada Allah dan menjauhkan kita dari perbuatan kezaliman.
Pemimpin juga harus menerapkan perintah2 Allah dimana rakyat diperlakukan sama untuk semua orang, dalam keadilan yang nyata. Dengan begitu pemimpin memberi kesempatan kepada yang bodoh untuk belajar, yang lengah untuk memperhatikan. Tidak ada yang disayangi allah yang maha perkasa dan bermanfaat bagi manusia, daripada kebaikan pemimpin berdasarkan pemahaman yg benar dan wawasan yg luas. Tidak ada yg paling dibenci allah selain ketidaktahuan dan kebodohan pemimpin.
Demi Allah aku tidak menunjuk gubernur dan pejabat di daerah kalian sehingga mereka bisa memukulmu atau mengambil hartamu, aku mengirim mereka untuk membimbing kalian dalam agama kalian dan mengajarkam sunnah Nabi saw.
Barang siapa yg diperlakukan tidak adil, segera laporkan padaku. Demi Allah yang nyawaku ditanganNya, aku akan menegakkan keadilan terhadap kezaliman mereka. Dan jika aku gagal, aku termasuk orang2 yg tidak adil.
Lebih baik bagiku mengganti gubernur tiap hari daripada membiarkan orang zalim sebagai pejabat dalam kejam. Mengganti gubernur lebih mudah daripada mengubah rakyat. Apabila semuanya yamg dibutuhkan rakyat disiapkan dngn baik untuk mengganti gubernurnya, maka itu hal yg mudah.
Maka barang siapa yg mengurusi urusan orang muslim bertakwalah kepada Allah dalam memperlakukan rakyatnya. Kepada semua pejabat jangan memukuli orang untuk menghinakan mereka. Jangan meniadakan hak mereka dan tidak mengurus mereka dan jangan menyusahkan mereka sehingga mereka terasa berat.

Btw, pemilu masih prinsipnya LUBER JURDIL ga sih? Apa huruf R nya udah hilang ya? Huee. Itulah negara demokrasi. Coba deh tonton serial Umar bin Khattab, tentanv seorang pemimpin yang benar2 menjalankan perintahNya dalam memimpin rakyatnya. Di Tv juga ada kok, mumpung masih bulan ramadhan. Selamat berpuasa, selamat beribadah. Hidup ga cuma di dunia, ada akhirat yang harus kita perjuangkan.

The End of the Begining

FK UNSRI 1008

Assalamualaikum

Teng.. hari ini tanggal 13.03.14, hari yang ditunggu2 oleh 5rb.an mahasiswa FK se-indonesia yg mengikuti Uji Kompetensi Dokter Indonesia Batch 1 Feb 2014. The result is announced! Semuanya gelisah, tidur ga tenang, makan ga nafsu, mandi ga mood, komunikasi jg jadi gagap gr2 cemas nungguin hasil ujian nasional kali ini. Alhamdulillah.. ternyata nomor ujian osce dan cbt saya terlampir di deretan nomor peserta yang dinyatakan lulus. Sempet cemas krna dari pagi smartphone saya tiba2 mati total, jd temen2 ga bisa ngehubungin baik via social network ataupun nelpon langsung. Saya jg ga kepikiran buat ngebenerin nih hp yg tiba2 eror, pikirannya dari dini hari cm ngecek-in website PUKDI udah aplod hasil ujian atau belom. Gataunyaaa jam 10an pagi baru ada deh tuh hasil. Berkali2 ngerefresh tuh beranda website tapi gagal muluk. Akhirnya minta tolong temen buat cariin nomer ujian sy, alhamdulillah ternyata ada. Bahkan Temen2 saya sempat cemas krn sy ga bisa dihubungi, mereka malah sempat berfikir kalo saya termasuk yang ga lulus. Huhu. Alhamdulillah trnyata saya beruntung lagi kali ini. Terimakasih ya Allah. Sampe jam 2 siang saya masih usaha coba buka sendiri tuh website, ga afdol rasanya kalo blm liat scr langsung pengunumanny, walopun udh 6 temen yg sy minta tolong cariin nomer ujian sy, tetep aja harus liat dengan mata kepala sendiri. Dan alhamdulillah lagi ternyata beneran ada. Pengumumannya cek di sini >> pengumuman uk cbt osce batch 1 feb 2014

Baca lebih lanjut

Looonng roaaddd to finish

image

“Masuk Fak.K itu susah! Keluarnya lebih susah lagi!”, ny. W, mahasiswi semester akhir (11) Fak.K

Mau masuk kuliah di Fk itu susah! (Yup!Bener banget!)
Tapi ternyata, Mau keluar dari Fk itu lebih susah lagi. setelah nyelesein kewajiban belajar 3.5 tahun di preklinik, disambung lagi 2 tahun praktek klinik, yang setiap 5 minggu – 10 minggu sekalinya harus menikmati harihari penuh ujian selama 5.5 tahun ini, ditambah lagi stelah dinyatakan lulus rotasi klinis 2 tahun ada ujian tambahan fakultas yang notabenenya baru diinfokan oleh fakultas kuranglebih 1 bulan sebelum ujian diadakan yaitu ujian kompre teori (MCQ CBT) dan praktek (OSCE), kalo hasil ujian keduanya dapet predikat lulus belum bisa juga keluar dari FK. Harus ikut ujian Nasional kedokteran (UK) yang juga ada 2 jenis ujian yaitu teori dan praktek. Barulah kalo udah lulus UK, kita bisa di wisuda. Eittss, ini juga belum bisa praktek mandiri, kita harus magang lagi di RS tipe C dan puskes2 selama 1-2 tahun (dan selama magang juga masih ada tugastugas kuliah :'( ). Subhanallah. Panjang bener perjuangan mau jadi dokter yaa.
(Ga cuma mau jadi dokter aja kali phii yang butuh perjuangan, semua profesi juga butuh perjuangan. Tergantung gimana lo nyikapinya, banyak ngeluh ya artinya lo kalah, ga bisa jadi dewasa yang mateng *kok jadi ga nyambung ya?*)

Salah siapaa suruh masuk FK? Salah siapa masih mau bertahan di FK? Salah siapaa Fk punya se-lautan ujian dan seupil reward? Salah guee? Temen2 gue? Pejabat2 negri gue? *edisi dramatisir*

Ya udahlah yah. Inget phii. Rabu masih ada ujian osce fakultas. Ini malah ngedumel ga jelas di blog bukannya belajar! *maklum mbahh ane lagi mumeett dicekokin buku mulu seminggu ini -__-*

Yuk bersyukur dan berdoa dulu. Alhamdulillah udah lepas dari kewajiban sebagai “dek koass”. Alhamdulillah dapet kesempatan buat ikut ujian fakultas, alhamdulillah dapet kesempetan sedikit membuat ibu-ayah bangga anaknya bs selesai tepat waktu dlm rotasi koass. Tinggal berjuang selanjutnya ngadepin ujian2 akhir fakultas dan nasional. Insyaallah diberi yang terbaik oleh Allah SWT. Amin

Selamat PDU 08. Semoga diberi kemudahan yaa buat kita semua..
Semangat! Jangan mudah terdistraksi oleh hal2 ga penting. Tentuin prioritas! *ngomong depan kaca*
Bismillahirrohmanirrohim.

#baruinstallWPdigejet#

this is it, about me, my life, and I

    “aahh, capek, pusing, sakit, muak, bosan dengan semua ini”

Oke, lagi-lagi keluhan yang cuma bisa lo keluarin. ngeluh-ngeluh-ngeluh di setiap saat lo ga mampu. Hidup memang gak bisa ditebak. Keberuntungan juga gak bisa dipilih. Tukang Somay juga cita – citanya dulu bukan jadi pedagang somay (loh?) Ya, malang tentu gak bisa ditolak dan kentut juga susah buat ditahan (makin ga nyambung)
Denger-denger sakarang udah ada pembagian waktu indonesia yang baru lohh, WIG –> Waktu Indonesia bagian Galau. pas banget nih ngetik postingan disaatsaat galau. FYI, WIG sudah mulai dipopulerkan semenjak kosakata ababil a.k.a labil menjadi trendwords di kalangan remaja, dan kini saatnya WIG untuk melebarkan sayapnya di dunia peremajaan *astaga, galau abis deh gue*. dan mari kita bumihanguskan perALAY-an di dunia ini *zzz*
Berhubung lagi bergalau ria, mari semua unek-unek selama ini ditumpahin semuanya di blog penuh kegalau.an ini
Jadi, sekarang gue lagi galau bener2 pengen mengeluarkan kentut unek-unek yang udah lama ditahan dan juga yang sepertinya makin kronis dalem pikiran gue. mulai dari soal kuliah, kerjaan, keluarga, teman dan thelastone love live *apadeh?*
tentang kuliah, sampe sekarang masih bener2 belum bisa dapet chemistry di dunia kedokteran *astaga phii, udah hampir 3 tahun kuliah, tapi masih belum cinta juga sama bidangnya*. oke, siapa suruh gue masuk ke kedokteran ? kenapa juga mau disuruh ambil jurusan itu kalo gue ga suka ? satu-satunya alasan gue masuk ke kedokteran cuma karena nyokapbokap yang emang kepingin anaknya jadi dokter. nyokap gue, alasan utamanya biar gue bisa hidup lebih mapan nantinya. lah, terlalu berorientasi ke materi deh nyokap x(. udah sering nyoba ngerayu biar gue bisa masuk jurusan IT. tapi berkali-kali gue rayu barkali-kali juga cinta gue ditolak, dan akhirnya dukun bertindak *hah?*. intinya nyokap ga mau banget gue ambil jurusan IT. padahal jelas-jelas semasa SMA, anaknya lebih mampu di bidang IT, daripada dunia perbiologian. tapi kenapa juga dipaksain masuk ke dunia itu ? TAKDIR, inilah yang disebut takdir. takdir gue jadi mahasiswi kedokteran, takdir gue ketemu temen2 terdebest di sekolahnya masing2 *kalo diusutdaninvestigasi, semua yang masuk FK ternyata juara umum, best of the best dari sekolahnya masing2 cuy*, takdir yang mengharuskan gue ujian tiap satusetengahbulan sekali, takdir cuma dapet jatah libur 1 bulan dalam setahun *sedangkan fakultas lain bisa libur sambil nyawah sampe panen juga bisa*. banyak banget takdir yang harus gue terima dengan ikhlas pokoknya deh. sebenernya ngapain juga nyeselin semua yang udah lewat. “DONT LOOK BACK”, said someone. bener juga. kalo gitu, udah ga perlu disesali, jalani dan nikmati apa yang ada sekarang. betul ibu-ibu ?

————————————————–

okee, rangkaian kalimat diatas gue bikin waktu masih jaman preklinik (kuliah) kira2 smester 3-5, dimana gue masih jadi ABG labil tentang statusisasi kehidupan, kenapa gue bisa masuk FK, kenapa gue selalu ga bisa ikut reunian sama temen2 sekolah gue gegara jadwal kuliah yang ga pernah ada liburnya, kenapa selalu ada ujian setelah lebaran, dan kenapa, kenapa, kenapa. selalu gue pertanyakan, selalu dikeluhkan, yang akhirnya cuma nihil, ga ada yang berubah. tapi sekarang, gue mensyukuri bahwa gue jadi mahasiswa fk, yang ternyata merupakan ladang amalan yang paling banyak. jadi dokter itu ga usah muluk2 deh buat ngarepin banyak pasien  banyak duit. ga semua pasien itu mampu buat bayar dokter, jadi satu2nya niatan jadi dokter yaitu banyak pasien banyak amal. asal semuanya dikerjakan karena Allah. berniat untuk menolong sesama.

alhamdulillah, sebentar lagi kepanitraan klinik bakalan selesai, dan semoga gue bisa lulus di semua stase, insyaallah, amin. ikhtiar udah, berdoa udah, tinggal tawakkal untuk hasilnya nanti. abis selesai kepanitraan, wajib ikut exitexam yang notabenenya kalo mau dapet gelar dr. harus bisa lulus exit exam tersebut. sebenernya ga fair ya, kan kita udah selama 5,5 tahun sekolah yang setiap 7 minggu sekalinya kita pasti ada ujian, dan disetiap ujian dinyatakan sudah lulus, terus harus ikut ujian exitexam lagi baru bisa dapet gelar dr. ? ga adil! exit exam itu jadi analoginya kayak UN, kalo dalam satu kondisi saat ujian mahasiswa tersebut lagi ada masalah, terus ga fokus sama ujiannya, padahal selama ini mahasiswa itu termasuk kategori mhs rajin dan pintar, gr2 ujian itu mhs ga lulus terus ga bisa jadi dokter? kan ga adil banget ya, kasian si mhs, orangtua mhs apalagi, sudah mengharapkan anaknya tamat dan langsung bs kerja, gataunya gr2 ujian itu si anak ga bisa kerja, pasti sedih orangtua kita. huhu. tuh kan, ngeluh lagi.. hmmm.. semoga Allah memberikan yang terbaik buat kita. amiinnn.

sekarang lagi di stase santai tapi bosan, IKMIKK, gegara kita dari jam 8 sampe jam 3 sore kerjanya cuma nongkrong di kelas yang ACnya ada 6 tapi ga fungsi semua, nongkrong nungguin kalo ada dosen yang masuk mau ngajar, kalo ga ada yang masuk ya bearti seharian kita plangak-plongok gaada kerjaan. kebanyakan sih dari 42 mhs, 20nya maen laptop (ngegame/ngenet), 10nya nonton film, 10nya maen kartu, 2nya belajar persiapan exit exam. hahaha, yang belajar cuma 2 gelintir mhs doang. itulah kenyataannya. selama ini kita udah penat dengan kegiatan ‘perkoassan’ di rumahsakit tercindta, jadi wajar aja sih kalo kita maunya nyantai leyeh2 padahal ada segunung ujian di depan mata. 5 bulan lagi bakal ada exit exam, dan emang seharusnya kita manfaatin stase santai ini buat persiapan ujian, tapi apalahdaya, godaan saytonnirrojim emang lebih kuat. pengen deh kayak si D dan N yang tiap hari belajar di kelas. pengeennn.. tapitapii. gue termasuk orang yang ga bisa memprioritaskan hal2 yang harus diprioritaskan *nah bingung kan?*. semoga nanti suatu saat gue segera sadar dan keluar dari belenggu setan ini. amiinn. haha.. semoga kita bisa menyelesaikan tugas2 kita dengan baik dan bisa memberikan yang terbaik buat kedua orangtua kita ya. amiiinn..

barusan buka fb temen2 di DN dulu, yang nyatanyaa temen2 gue sebagian besar udah pada tunangan dan merid. aaaakkk. bertambah lah kegalauan gue. apalagi baru-baru ini kehidupan gue habis digoyang masalah besar tentang dia. baru mau sembuh dan move on, eh ngeliat statusisasi temen2 gue yang baru pada tunangan dan merid, jadi kambuhlah ke galauismean gue malem ini. hua hua hua. *laahh, jadi galau kan!* semuanya hamba serahkan padaMu ya Allah :o)

baiklah sodara-sodara, saatnya teletabis berpisah. sampai jumpa lagi. sayonara. jaga diri baik-baik. jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati cahaya hidup ini. baiiii.. wassalam..

march, 12 2012 – march 12 2013, a year as DM, a year to go to be a MD.

one year left, 6 divisions left, surgery-radiology-interna-ophthalmology-psychology-public health.

banzaii!