INDONESIA . BULUTANGKIS sumbang medali dengan adil . OLIMPIADE BEIJING 2008


Indonesia Our beloved country, ikut berpartisipasi dalam ajang besar dunia OLYMPIADE yang biasa diadakan dalam selang waktu 4 tahun sekali. Dan tahun ini Perhelatan akbar ini dilaksanakan di Negri Tirai Bambu aliiass China.
Pada Olimpiade Beijing 2008, Indonesia mengirimkan 24 atletnya untuk cabang atletik, angkat besi, renang, panahan, layar, bulutangkis dan menembak.
Bulutangkis merupakan cabang yang terbanyak mengirimkan atletnya yaitu 11 atlet, disusul angkat besi (5), atletik (2), renang (2), panahan (2), sedangkan layar dan menembak masing-masing satu atlet.
Berikut nama-nama atlet untuk Olimpiade Beijing:
1. Bulutangkis (11): Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Markis Kodo, Hendra Setiawan, Luluk Hadiyanto, Alvent Yulianto, Nova Widianto, Lilyana Natsir, Flandy Limpele, Vita Marissa, Maria Kristin Yulianti.
2. Angkat besi (5): Raema Lisa Rumbewas, Eko Yuli Irawan, Triyatno, Edi Kurniawan, Sandow Weldemar Nasution.
3. Atletik (2): SuryoAgung, DedehErawati.
4. Renang (2): Doni B Utomo, Fibriani Ratna Marita.
5. Panahan (2): Rina Dewi, Ika Yulianan Rachmawati.
6. Layar (1): I Gusti Made Oka Sulaksana
7. Menembak (1): Yosheefin Shilla Prasasti.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa sore, melepas ke-24 atlet Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade XXIX di Beijing yang berlangsung sejak 8 Agustus hingga 17 Agustus mendatang. Bertempat di Istana Negara, Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono secara simbolis menyerahkan bendera Merah Putih pada Ketua Umum KONI Rita Subowo untuk dibawa oleh kontingen Indonesia.
Sejak awal, atlet Indonesia bertumbangan dari berbagai sector. Kekalahan pertama dari sector bulutangkis terjadi pada Pemegang Emas Olympiade Athena 2004 lalu yaitu Taufik Hidayat. Dan kekalahan kedua dari sector Ganda putri yaitu Liliyana Natsir dan Vita Marissa yang langsung bertemu pasangan China. Kekalahan ke-3 lagi-lagi dari sector Tunggal Putra, yaitu sang atlet yang pada Olympiade Athena 2004 lalu memperoleh Perunggu, yaitu Sony Dwi Kuncoro yang baru saja menggaet Emas pada Ina Open 2008 yang berhasil mengalahkan Teman seperjuangannya yaitu Simon Santoso. Sony Dwi Kuncoro tumbang pada babak 16 besar, bertarung melawan Lee chong weii yang merupakan peringkat dunia ke-2 saat ini. Sony pun mengakui bahwa permainan atlet Malaysia ini sangat cepat, dan Sony tidak mampu mengimbangi permainan Lee chong wei.(tvri doc)
Dan dari sector Angkat Besi, atlit Indonesia wanita satu.satunya yaitu Raema Lisa Rumbaweas kalah karna hanya selisih 4 kg dari sang pmenang. Begitu pula kekalahan harus diterima oleh 2 lifter putra Indonesia yaitu Edi kurniawan dan Sandow W Nasution.
Begitu pula yang terjadi pada sector lainnya kontingen Indonesia, yaitu pada Atletik, Panahan, Layar, Menembak, dan Renang. Atlet kita mengakui bahwa atlet.atlet dari Negara lain memang lebih baik. Atlet Indonesia memang masih kurang dalam intensitas bertemu atlet dari Negara lain, dan kurangnya jam tanding dengan atlet.atlet Negara lain. Hanya sedikit ajang Internasional yang diikuti oleh Atlet Indonesia, sehingga mereka belum pernah mengukur seberapa hebat permainan dari atlet.atlet lainnya.

Tapi, selain kesuksesan yang tertunda, INA pun memperoleh beberapa madali dari cabang olahraga Bulutangkis dan Angkat besi. Baik Perunggu, perak, tak ketinggalan Emas pun dibawa pulang Kontingen Indonesia. Prestasi yang membanggakan.
Berikut medali yang diperoleh Kontingen INA dalam Olympiade Bijing 2008 :
1. Gold Medal, dipersembahkan oleh Pasangan Ganda Putra, Markis Kido n Hendra Setiawan (KINDRA). Inilah Emas satu.satunya yang berhasil dibawa ke Indonesia. Diperoleh pada tanggal 16 Agustus 2008, setelah berhasil mengalahkan pasangan Tuan rumah. Dengan Emas ini, maka Indonesia mempertahankan Tradisi Emas bagi Indonesia dari cabor Bulutangkis. Selain berhasil memberikan kebanggaan kepada 130 Juta Jiwa bangsa Indonesia yang esoknya akan merayakan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-63, pasangan Markis Kido dan Hendra setiawan ini mendapatkan hadiah sebesar 1 miliar dari Mentri Pemuda dan Olahraga, bapak Adhyaksa Dault. GOD JOB KINDRA 
2. Silver Medal, berhasil dibawa pulang oleh Pasangan Ganda Campuran terbaik kita, yaitu Nova widhianto/Liliyana natsir yang akrab dipanggil Butet. Setelah berusaha bertanding melawan pasangan ganda campuran Korea Yaitu Lee Yong Dae/Lee HJ. Pasangan kita Nolyn harus mengaku kalah dari pasangan terbaik korea setelah dikalahkan 2 set langsung.
“Saya kaget dan tidak menduga kalau pasangan Korea itu ternyata tampil luar biasa dengan smes-smes yang sangat keras dan permainan dengan teknik tinggi,” kata Nova.
Mungkin memang belum saatnya Indonesia meraih Emas pada cabang ganda campuran ini. Begitu pula Ganda campuran Indonesia lainnya yaitu Flandy Limpele/Vita marissa yang tidak berhasil membawa pulang perunggu akibat kekalahan setelah bertanding dari pasangan ganda campuran tuan rumah. Mereka kalah dalam rubber set, pada babak ke-3 perolehan poin sangat ketat, dengan hasil akhir 23-21. Pada babak ini, banyak kesalahan yang dilakukan oleh pasangan INA sehingga pasangan kita tidak berhasil meraih Perunggu untuk olympiade Beijing 2008 ini.
3. Bronze Medal, yang dipersembahkan oleh regenerasi dari Susi susanti dari sector Tunggal Putri, yaitu Maria Kristin Yulianti (maii luphly sista, hehehe ). Maria Kristin berhasil melampaui targetnya yaitu quarter final. Ia berhasil melaju hingga mendapatkan perunggu, setelah mengalahkan Tuan rumah Lu Lan yang baru.baru ini pada Juli 2008 berhasil meraih Emas di Idonesia OPEN SS 08. Dan kali ini maria berhasil membuat skor 1-1 terhadap Lulan yang kemarin pada IO ‘08 menjadikan Maria terpaksa puas dengan medali Peraknya. Dan pada Olympiade Beijing kali ini, Maria berhasil membuat Lu Lan kalah di kandang sendiri dan ia mengandaskan keinginan China dalam pengambilalihan seluruh medali di sector Tunggal Putri ini. Maria satu.satunya atlet putri yang berasal dari luar China yang meraih medali perunggu. You’re da next Susi Susanti.
4. 2 Bronze Medal yang diperoleh oleh 2 Lifter Indonesia, yaitu pada sector 56 kg Putra Eko Yuli Irawan, dan pada sector 62 kg Putra Triyatno.

Dengan perolehan 1 Emas, 1 Perak, dan 3 Perunggu Indonesia berhasil menduduki peringkat 31 dari ±200 negara di Dunia.(hasil pada 17 Agustus 08)

Dengan demikian Indonesia telah membuktikan bahwa INDONESIA BISA, dan patut diperhitungkan dalam kancah Internasional.

Majuu Indonesia.
Berikan kebanggaan kepada seluruh bangsamu.
Dan perbaikan bangsa pada kemerdekaan ke-63 ini.
Jadikan Indonesia merdeka seutuhnya, yang benar.benar menjadi bangsa yang merdeka.
MERDEKA !!!

Hehehe 
Gag nyangka gw bisa nulis artikel diatas.
Hwhwhw 

INDONESIA ILYSM ♥

GOLD MEDAL

kido berisik banget. hendra staii cull

kido berisik banget. hendra staii cull

SILVER MEDAL

best copell dah XDD

best copell dah XDD

BRONZE MEDAL

maii luphly sista. hahaha XDD

maii luphly sista. hahaha XDD

we♥indonesia

Cheerrsss !!!

phi♥indonesia.potter.poona

4 thoughts on “INDONESIA . BULUTANGKIS sumbang medali dengan adil . OLIMPIADE BEIJING 2008

  1. atlet atlet tarus berjuang jangan berhenti disini aja masi banyak yang harus dipertahankan ga hanya emas aja tapi buatlah inspirasi buat generasi muda yang jadi penerus kelak kalian. key. 🙂

  2. Wew….Gua bangga banget nie….langsung dapat emas….tapi ko taufik hidayat kayaknya permainannya sedikit menurun…jangan2 gara-gara kawin tuh…dya jadi prestasi turun…jangan2 waktu nyemess cock..kepikiran istri ma anak di rumah lagi makanya jadi menurun…duh taufik hidayat,,,,,bangkit donk kay dulu lagi…kau lah orang yg menginspirasikan ku untuk bermain Badminton….Soo…
    Keep kick their ass…Taufik!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s